widget

My Widget
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2016

Ilmu Pemerintahan

A.    Definisi Ilmu Pemerintahan

Pemerintahan adalah suatu ilmu dan seni. Dikatakan seni karena berapa banyak pemimpin pemerintahan yang tanpa pendidikan pemerintahan , mampu berkiat serta dengan kharismatik mnjalankan roda pemerintahan. Sedangkan dikatakan sebagai suatu disiplin ilmu pengetahuan adalah karena memenuhi syarat syaratnya yaitu dapat dipelajari, dan diajarkan, memiliki objek, baik objek material maupun forma, universal sifatnya, sistematis serta spesifik (khas).
            Pemerintahan berasal dari kata pemeritah, yang paling sedikit kata “perintah” tersebut memilikiempat unsur yaitu, ada dua pihak yang terkandun, kedua pihak tersebut saling meiliki hubungan, pihak yang memerintah memiliki wewenang, dan pihak yang diperintah memiliki ketaatan. Menurut W. S. Sayre, Pengertian Pemerintah ialah sebagai organisasi dari negara yang memperlihatkan dan menjalankan kekuasaannya.
Robert Mac Iver mengemukakan bahwa Pengertian Pemerintah merupakan suatu organisasi dari orang-orang yang mempunyai kekuasaan, bagaimana manusia itu bisa diperintah.
Samuel Edwar mengatakan bahwa pemerintah harus mempunyai kegiatan terus-menerus, negara tempat kegiatan itu berlangsung, pejabat yang memerintah dan cara, metode serta sistem dari pemerintah terhadap masyarakat.
Menurut Woodrow Wilson adalah suatu pengorganisasian kekuatan, tidak selalu berhubungan dengan organisasi kekuatan angkatan bersenjata, tetapi dua atau sekelompok orang dari sekian banyak kelompok orang yang dipersiapkan oleh suatu organisasi untuk mewujudkan maksud-maksud bersama mereka, dengan hal-hal yang memberikan keterangan bagi urusan-urusan umum kemasyarakatan. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pemerintahan adalah suatu organisasi dari orang-orang yang memiliki kekuasaan, yang kemudian atas kekukasaannya tersebut dapat memerintahkan anggota atau masyarakat yang ada di wilayah kekuasaannya.

B.     Tujuan Mempelajari Ilmu Pemerintahan

Tujuan Umum:
agar dapat memahami teori-teori, bentuk-bentuk dan proses-proses pemerintahan, serta mampu menempatkan diri serta ikut berperan serta di dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pemerintahan terutama pemerintahan dalam negeri.

Tujuan Khusus:
            Agar mampu mencetak kader kader yang siap pakai.

C.     Paradigma Ilmu Pemerintahan

Paradigma adalah corak berpikir seseorang atau sekelompok orang. Karena ilmu pemerintahan itu sifatnya nisbi, walaupun salah satu persyaratannya harus dapat diterima secara universal, namun dalam kurun waktu tertentu tetap memiliki perubahan, termasuk ilmu ilmu eksata.
Beberapa paradigma ilmu pemerintahan sebagai berikut:
1.      Ilmu pemerintahan sebagai cabang ilmu filsafat.
2.      Ilmu pemerintahan mengacu kepada Al-Quran.
3.      Ilmu pemerintahan sebagai suatu seni.
4.      Ilmu pemerintahan sebagai cabang ilmu politik.
5.      Ilmu pemerintahan dianggap sebagai administrasi Negara.
6.      Ilmu pemerintahan sebagai ilmu Pemerintahan yang mandiri.






Dasar Dasar Ilmu Politik

A.      DEFINISI ILMU POLITIK
Ilmu politik berkembang secara pesat berdampingan dengan cabang cabang ilmu sosial seperti sosiologi, antropolgi, ekonomi, dan psikologi, dan dalam perkembangannya mereka saling mempengaruhi. Ilmu politik secara luas yaitu sebagai pembahasan secara rasional dari bebagai aspek Negara dan kehidupan politik, maka ilmu politik dapat dikatakan jauh lebih tua umumnya.
B.      ILMU POLITIK MENURUT PARA AHLI INDONESIA

1.       Miriam Budiardjo: Menurut Miriam Budiardjo, bahwa pengertian ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari tentang perpolitikan. Politik diartikan sebagai usaha-usaha untuk mencapai kehidupan yang baik. Orang Yunani seperti plato dan aristoteles menyebutnya sebagai en dam onia atau the good life (kehidupan yang baik).
2.       Deliar Noer: Pengertian ilmu politik menurut Deliar Noer yang dalam buku pengantar pemikiran politik, ilmu politik memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama atau masyarakat.
3.       Sri Sumantri: Pengertian ilmu politik menurut Sri Sumantri bahwa ilmu politik adalah pelembagaan dari hubungan antar manusia yang dilembagakan dalam bermacam-macam badan politik baik suprastruktur politik dan infrastruktur politik. 
4.       Ramlan Surbakti: Pengertian ilmu politik menurut Ramlan Surbakti adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat, dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.
5.       Kosasih Djahiri: Pengertian ilmu politik menurut Kosasih Djahiri bahwa ilmu politik melihat kekuasaan sebagai inti dari politik melahirkan sejumlah teori mengenai cara memperoleh dan melaksanakan kekuasaan. Sebenarnya setiap individu tidak dapat lepas dari kekuasaan, sebab memengaruhi seseorang atau sekelompok orang yang dapat menampilkan laku seperti yang diinginkan oleh seseorang atau pihak yang memengaruhi.
6.       Idrus Affandi: Menurut Idrus Affandi, pengertian ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari kumpulan manusia yang hidup teratur dan memiliki tujuan yang sama dalam ikatan negara.

C.      NEGARA

Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyaknya. Roger F. Soltau mengatakan “Ilmu politik mempelajari Negara, tujuan tujuan Negara, dan lembaga lembaga yang akan melaksanakan tujuan tujuan itu, hubungan antara Negara dengan warganyaserta hubungan antarnegara”.

D.      KEKUASAAN